RADIOMUARANETWORK –
Film Tumbal Proyek resmi diperkenalkan kepada masyarakat dan langsung memperlihatkan nuansa horor yang pekat sejak awal.
Film ini mengangkat cerita yang beredar di masyarakat tentang sisi gelap di balik proyek-proyek besar, termasuk pembangunan Jembatan Surabaya–Madura atau Suramadu, yang sejak lama kerap dikaitkan dengan kisah-kisah mistis dan tumbal manusia.

Lewat trailer perdananya, Tumbal Proyek tidak hanya menawarkan teror visual, tetapi juga membawa lapisan cerita yang emosional. Film ini menyoroti kisah keluarga yang terus menunggu kabar orang terdekat yang hilang, tanpa pernah mendapat kepastian dan tanpa pernah bisa menguburkan mereka dengan layak.
Tema kehilangan menjadi salah satu kekuatan utama dalam film ini. Di tengah suasana mencekam dan misteri yang perlahan terbuka, Tumbal Proyek menghadirkan rasa duka yang dekat dengan kehidupan banyak orang. Penantian, luka batin, dan ketidakpastian menjadi bagian penting yang membangun emosi cerita.
Dalam tatap muka dengan insan pers di Metropole XXI,Megaria,Jakarta Pusat Kamis siang ( 23/04 ). Sutradara Jeropoint menjelaskan,
“’Tumbal Proyek‘ ini bukan hanya cerita tentang horor, bukan hanya tentang sesuatu suku kata yang dekat dengan kita, tapi tentang bagaimana keluarga yang ingin saling mempertahankan keutuhannya cuma untuk mencari tahu kebenaran tentang apa yang disembunyikan oleh sesuatu yang mungkin bisa dibilang menjadi ancaman buat mereka,” urainya.
Film ini juga memadukan unsur horor, misteri, dan drama emosional dalam satu alur yang saling menguatkan. Teror yang muncul tidak berdiri sendiri, tetapi tumbuh dari cerita manusia yang penuh trauma dan kehilangan.

Sementara itu Karina Suwandi selaku pemeran tokoh utama sebagai Martha ( Ibu Yuda ) mengaku,dirinya sangat terkesan dengan film ini. Pasalnya,baru pertama kali Karina memerankan tokoh yang berbeda dari peran-peran dia di layar lebar yakni antagonis. Di film Tumbal Proyek ini,Karina berperan pratagonis sebagai sosok ibu terkasih yang penyabar, namun memendam banyak rahasia dan kesedihan sendirian. Perannya ini, juga dikaitkan dengan konflik mendalam di balik pembangunan proyek besar yang penuh kecelakaan misterius.
Dengan premis yang dekat dengan cerita tutur di tengah masyarakat, Tumbal Proyek mencoba membawa mitos yang selama ini hanya beredar dari mulut ke mulut ke layar lebar dalam bentuk yang lebih dramatis dan sinematis. Trailer film ini pun menjadi pintu awal bagi penonton untuk masuk ke dalam misteri besar yang menyelimuti hilangnya nyawa di balik sebuah proyek pembangunan.
Melalui trailer yang telah dirilis, Tumbal Proyek menjanjikan pengalaman menonton yang menegangkan sekaligus menyentuh sisi emosional penonton. Film ini memperlihatkan bagaimana ketakutan bisa lahir bukan hanya dari sosok tak kasatmata, tetapi juga dari kehilangan yang terus menghantui orang-orang yang ditinggalkan. Saksikan Film Tumbal Proyek yang akan tayang mulai 13 Mei 2026 di Bioskop.




