RADIOMUARANETWORK –
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Kecamatan Menteng memastikan akan mengganti gerobak milik pedagang nasi uduk yang rusak akibat bentrokan antarkelompok di kawasan Matraman hingga Jalan Tambak, Jakarta Pusat.
Gerobak tersebut mengalami kerusakan saat bentrokan yang terjadi pada Minggu (26/7/2026) siang. Penggantian dilakukan agar pedagang dapat segera kembali menjalankan usahanya.
Camat Menteng Nurhelmi Savitri mengatakan, gerobak yang rusak saat ini telah diamankan oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti dalam proses penyelidikan.
“Ada satu gerobak pedagang nasi uduk yang dirusak dan insyaAllah akan segera kami ganti nanti gerobaknya,” ujar Nurhelmi saat meninjau lokasi kejadian, Senin (27/7/2026).
Ia memastikan penggantian gerobak akan dilakukan secepatnya agar aktivitas berdagang tidak terganggu terlalu lama.
“Karena gerobak tersebut ditarik oleh polisi untuk barang bukti. Jadi biar yang bersangkutan bisa dagang lagi, insyaAllah gerobaknya nanti sore atau mungkin besok pagi paling lambat sudah datang lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Pusat meluruskan informasi yang beredar mengenai penyebab bentrokan. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa tersebut bukan dipicu persoalan tidak membayar nasi uduk.
Kapolres Metro Jakarta Pusat menjelaskan, bentrokan bermula ketika dua pengendara sepeda motor melintas di depan lapak nasi uduk sambil menggeber gas kendaraannya. Aksi tersebut kemudian ditegur warga sekitar, namun kedua pengendara tidak menerimanya.
Tak lama kemudian, keduanya kembali ke lokasi bersama sekitar lima rekannya. Kelompok tersebut diduga melakukan pemukulan terhadap warga serta merusak sejumlah lapak UMKM di sekitar lokasi.
Peristiwa itu kemudian memicu bentrokan yang meluas hingga kawasan Jalan Tambak dan diwarnai aksi saling lempar batu.





