RADIOMUARANETWORK –
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama TNI, Polri, dan aparat penegak hukum lainnya siap menjaga keamanan ibu kota. Ia memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman di Jakarta.
Pernyataan itu disampaikan Pramono saat menanggapi pemasangan pagar pembatas di sejumlah pusat perbelanjaan yang diduga dilakukan sebagai langkah antisipasi keamanan. Menurutnya, rasa khawatir tidak perlu disikapi secara berlebihan.
“Berkaitan dengan pemasangan pagar, saya juga mengamati. Mungkin bagian dari kekhawatiran. Tetapi nanti pada saatnya, pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali,” kata Pramono di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Pramono menilai pemasangan pagar tinggi bukan solusi utama dalam menjaga keamanan. Ia menegaskan, keamanan Jakarta merupakan tanggung jawab bersama pemerintah dan aparat penegak hukum.
“Karena kekhawatiran yang berlebihan juga tidak baik,” ujarnya.
Pramono memastikan koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta, TNI, Polri, dan aparat penegak hukum terus dilakukan untuk menjaga situasi ibu kota tetap kondusif.
“Kami akan menjaga Jakarta. Mudah-mudahan Jakarta selalu aman, nyaman, dan membuat kegembiraan bagi siapa pun yang menikmati Jakarta,” tuturnya.
Sebelumnya, pemasangan pagar logam di area depan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, menjadi perhatian publik. Fenomena serupa juga terlihat di beberapa pusat perbelanjaan lain.
Meski memahami langkah tersebut sebagai bentuk antisipasi, Pramono berharap ruang publik di Jakarta tetap terbuka dan nyaman tanpa harus dipenuhi pagar pembatas yang berlebihan.




