RADIOMUARANETWORK –
PT.Kereta Api Indonesia ( KAI ) secara resmi menutup satu akses jalur perlintasan sebidang tak resmi di kawasan Kebon Baru,Tebet,Jakarta Selatan pada Kamis ( 14/05 ) pagi.
Dalam dialog antara warga yang terdampak dengan pihak KAI serta instansi terkait lainnya seperti kepolisian,TNI dan Kelurahan setempat di balai warga RW 12.Terungkap bahwa KAI berencana akan menutup beberapa akses perlintasan terutama di wilayah RT 001 dan 003 RW 12,namun setelah terjadi dialog akhirnya penutupan digeser ke wilayah RT 005.

Warga Kebon Baru sendiri pada dasarnya menerima keputusan PT.KAI karena perlintasan sebidang tersebut merupakan tanah milik PT.KAI.Namun warga menyayangkan minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak KAI hingga sedikit menimbulkan keresahan warga.Perlintasan sebidang ini menurut warga sangat membantu terutama memangkas waktu untuk ke tempat aktifitas.Pasalnya jika semua perlintasan ditutup,aktifitas mereka sehari-hari pun akan sedikit terganggu dan memutar jauh.
Deputi 2 Daop I PT.KAI Hendardy dalam wawancara di lokasi mengatakan,
“PT.KAI menurut rencana akan menutup sedikitnya 40 perlintasan liar yang ada terutama pada tahun 2026 ini.Disepanjang perlintasan Manggarai hingga Cawang,sedikitnya ada 5 perlintasan sebidang yang akan ditutup dan dilakukan secara bertahap”ujar Hendardy.

Hendardy menambahkan,pihak KAI mengerti alasan warga terkait solusi jalur alternatif jika semua jalur perlintasan sebidang ditutup.Menurut Hendardy,pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya seperti Dinas Perhubungan ataupun Pemda DKI agar setiap penutupan dibarengi dengan pemberian fasilitas alternatif untuk warga.
Berdasar pantauan tim redaksi dilokasi,tampak PT.KAI langsung menerjunkan personilnya guna menutup secara permanen satu jalur perlintasan sebidang tak resmi di wilayah RT 005/12,Kebon Baru,Jakarta Selatan.




