RADIOMUARANETWORK –
Masyarakat kini sedang dibuat resah, pasalnya beredar kenaikan harga Bahan Bakar Minyak terbaru per 1 April 2026. Dimana isu beredar kenaikan BBM tercantum pada jenis Pertamax ( 17.850 dari sebelumnya 12.300 ) ,Pertamax Green 95 ( 19.150 dari sebelumnya 12.900 ),Pertamax Turbo ( 19.450 dari sebelumnya 13.100 ),Pertamina Dex ( 23.950 dari sebelumnya 14.500 ) dan Dexlite ( 23.650 dari sebelumnya 14.200 ).
Sementara harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis subsidi masih belum mengalami perubahan. PT Pertamina (Persero) menetapkan harga Pertalite tetap Rp 10.000 per liter, sementara Biosolar berada di level Rp 6.800 per liter. Isu tersebut tak ayal membuat masyarakat panik dan bertanya kepada pihak yang berwenang dalam hal ini pemerintah maupun Pertamina.
Dalam keterangan pers nya pada Selasa sore ( 31/03 ), pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan,
“Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM baik subsidi maupun non subsidi per 1 April 2026” urai Prasetyo
Keputusan tersebut diambil pemerintah berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengedepankan kepentingan rakyat. Dan tentunya juga sebelumnya, pemerintah sudah melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina untuk penyesuaian harga BBM.
Penyesuaian harga tersebut merujuk pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas aturan sebelumnya terkait formula harga dasar BBM umum.Dengan kebijakan ini, harga BBM nonsubsidi mengikuti dinamika harga energi global, sementara BBM subsidi tetap dijaga untuk melindungi daya beli masyarakat.
Untuk harga BBM tentunya bervariasi disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing – masing berdasar hitungan faktor distribusi dan kondisi masing – masing daerah. Masyarakat pun diminta untuk tetap tenang,tidak panik dan resah. Pemerintah menjamin ketersediaan BBM untuk masyarakat dengan harga terjangkau





