RADIOMUARANETWORK –
Menindaklanjuti program ruang terbuka kolaboratif mahasiswa,dosen, sivitas akademi “The Gade Creative Lounge (TGCL)“. PT. Pegadaian ( Persero ) menggandeng kampus Institute Pertanian Bogor ( IPB ) dengan membuka ruang pelayanan “The Gade Creative Lounge” di kampus tersebut.
Program ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian yang secara konsisten menyasar dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi. PT Pegadaian (Persero), sebuah BUMN yang menyediakan jasa keuangan berbasis gadai, pembiayaan, dan layanan emas untuk masyarakat ini tentunya juga bertujuan agar kreativitas dan inovasi dapat berdampak untuk masyarakat. Ruang ini juga menjadi pusat literasi dan edukasi yang bisa disinergikan antara kampus.

Direktur Jaringan & Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah, menjelaskan bahwa kehadiran The Gade Creative Lounge (TGCL) merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian yang secara konsisten menyasar dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi.
Menurut Eka, hingga saat ini Pegadaian telah menghadirkan The Gade Creative Lounge di 33 kampus di seluruh Indonesia. Lounge ini dirancang sebagai ruang kolaboratif bagi mahasiswa, dosen, dan sivitas akademika untuk berkumpul, berdiskusi, serta melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif.
“The Gade Creative Lounge ini kami harapkan menjadi tempat lahirnya inovasi-inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi kampus, tetapi juga bagi masyarakat luas. Selain itu, ruang ini juga menjadi pusat literasi dan edukasi yang bisa disinergikan antara kampus, Pegadaian, maupun instansi lain,” ujar Eka.

Program CSR Pegadaian menyasar seluruh lapisan masyarakat, kalangan mahasiswa dan kampus menjadi fokus penting karena kebermanfaatannya bersifat jangka panjang.
“Kami berharap lounge ini bisa berkelanjutan dan mencetak mahasiswa-mahasiswa unggul ke depan. Ini bukan hanya bantuan sesaat, tetapi investasi sosial yang dampaknya terus tumbuh,” katanya.
Sementara itu, Rektor IPB Dr. Alim Setiawan Slamet menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan PT Pegadaian yang dinilai sejalan dengan transformasi IPB, khususnya dalam pengembangan perpustakaan berbasis digital.
Menurut Alim, perkembangan teknologi digital telah mengubah cara pengetahuan diakses. Buku-buku fisik tidak lagi menjadi satu-satunya sumber ilmu, sehingga ruang perpustakaan dapat ditransformasikan menjadi co-working space dan creative lounge yang lebih relevan dengan kebutuhan mahasiswa masa kini.
“Ruang-ruang ini memungkinkan mahasiswa belajar dengan lebih nyaman, berdiskusi, berkolaborasi, dan bertemu ide serta gagasan. Dari perjumpaan inilah kreativitas dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat bisa lahir,” ungkap Alim.
Ia berharap kolaborasi antara IPB dan PT Pegadaian tidak berhenti pada peresmian TGCL, melainkan terus berkembang ke berbagai bentuk kerja sama lain, khususnya dalam mendukung visi IPB sebagai innopreneur university.

Pihak Pegadaian juga secara rutin melakukan peninjauan terhadap seluruh program TJSL, termasuk TGCL, melalui laporan pemanfaatan dan penguatan aktivitas di dalamnya, seperti kegiatan literasi dan edukasi yang melibatkan pihak internal maupun eksternal.
Sejalan dengan hal tersebut, IPB menegaskan bahwa orientasi utama dalam setiap kerja sama adalah impact dan outcome, bukan sekadar jumlah kunjungan.
Sinergi antara ekosistem Pegadaian dan IPB diharapkan dapat memperluas manfaat, terutama dalam pengembangan ekosistem bisnis di desa, termasuk akses pembiayaan bagi masyarakat.
Acara yang digelar di kampus IPB Bogor pada Selasa ( 02/01 ) secara simbolik dilakukan pengguntingan pita sebagai tanda dibukanya ruang kolaboratif tersebut




