RADIOMUARANETWORK –
Buka puasa bersama (Bukber) Keluarga Masyarakat Langsa (KEMALA) Jabodetabek berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di kediaman H. Zaki Mubarak, kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026). Sekitar 70 warga asal Kota Langsa hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari para sesepuh, tokoh masyarakat, hingga generasi muda.
Kehadiran mereka menjadi bukti semakin kuatnya kembali ikatan persaudaraan masyarakat Langsa di perantauan. Momen ini juga sekaligus menjawab berbagai keraguan yang sempat muncul terhadap kepemimpinan Safrul Riza Yudhistara sebagai Ketua Umum KEMALA Jabodetabek.
Di awal kepemimpinannya, pria yang akrab disapa Iza itu sempat diragukan sebagian kalangan, terutama karena dirinya berasal dari generasi muda. Namun, melalui berbagai program dan kegiatan nyata, ia perlahan mampu membangun kembali kepercayaan serta menyatukan masyarakat Langsa di Jabodetabek yang sebelumnya terkesan terpisah.
Suasana hangat dan penuh keakraban tampak jelas sepanjang acara Bukber tersebut. Hadir dalam kegiatan itu antara lain Muslim Saleh, Ustad Muarib Abbas, Ustad Syarifuddin Abdullah, Agam Sayuti, Fadlun Hasan, Dermawan Ilyas, serta M. Nur Hasan.
Dalam sambutannya sebelum berbuka puasa, Safrul Riza Yudhistara mengaku terharu melihat banyaknya tokoh dan warga Langsa yang hadir, termasuk mereka yang selama ini jarang berkumpul dalam kegiatan organisasi.
“Saya sangat terharu melihat suasana Bukber kali ini. Ada saudara-saudara kita yang selama ini menjauh, namun akhirnya berkenan hadir. Ramadan memang menjadi momentum terbaik untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan masyarakat Langsa di perantauan,” ujarnya.
Pria yang juga dikenal sebagai seorang tabib itu bersyukur kegiatan tersebut dapat mempertemukan kembali keluarga besar masyarakat Langsa di wilayah Jabodetabek.
“Alhamdulillah, pengurus KEMALA dapat kembali mempertemukan keluarga besar masyarakat Kota Langsa yang berada di perantauan. Semoga melalui buka puasa bersama ini, silaturahmi kita semakin erat dan kebersamaan sebagai satu keluarga besar terus terjaga,” kata pria yang juga dijuluki Panglima Langit itu.
Dalam kesempatan tersebut, Iza juga memaparkan berbagai aksi sosial yang telah dilakukan KEMALA, terutama saat bencana banjir melanda wilayah Langsa, Aceh Tamiang, dan Aceh Timur beberapa waktu lalu.
Menurutnya, KEMALA bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak, mulai dari sembako, air bersih, hingga perlengkapan ibadah.
“Sebagai pengurus KEMALA kami melaporkan bahwa organisasi ini telah menyalurkan berbagai bantuan untuk saudara-saudara kita di kampung halaman, seperti sembako, ribuan liter air bersih, peralatan salat, serta 3.000 Al-Qur’an,” jelasnya.

Tak hanya itu, KEMALA juga menyalurkan hambal sajadah sepanjang sekitar 150 meter yang telah didistribusikan ke lima masjid di Kota Langsa dan Aceh Timur.
Iza mengaku terharu melihat kekompakan para pengurus KEMALA yang mampu melakukan gerakan sosial besar meskipun organisasi tersebut masih tergolong muda.
“Seperti mimpi apa yang dilakukan teman-teman pengurus KEMALA. Ibarat organisasi yang baru berdiri kemarin sore, tapi sudah mampu melakukan sesuatu yang bahkan tidak terpikirkan banyak orang. Awalnya target kami hanya 1.000 Al-Qur’an, tetapi atas izin Allah bisa terkumpul hingga 3.000 Al-Qur’an. Ini benar-benar di luar ekspektasi kami,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa berdasarkan pengakuan masyarakat di daerah terdampak banjir, KEMALA termasuk organisasi yang pertama turun langsung memberikan bantuan kepada warga.
Kinerja pengurus KEMALA yang dinilai cepat tanggap dan memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat pun mendapat apresiasi dari para sesepuh organisasi.
Pendiri sekaligus mantan Ketua Umum KEMALA, Dermawan Ilyas yang akrab disapa Bang Nyong, mengaku bangga melihat perkembangan organisasi yang kini semakin solid dan aktif dalam kegiatan sosial.
“Saya bersyukur KEMALA sekarang jauh lebih berkembang. Banyak kegiatan sosial yang sudah dilakukan dan pengurusnya bergerak cepat membantu saudara-saudara kita di Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang. Ini bukti kerja keras, kerja cerdas, dan kepengurusan yang luar biasa. Saya sangat salut,” ujarnya.
Acara buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain menikmati hidangan berbuka, para peserta juga saling bertukar cerita dan mempererat jaringan silaturahmi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali semangat persaudaraan, kebersamaan, serta kepedulian sosial yang terus dijaga oleh keluarga besar KEMALA Jabodetabek.




