RADIOMUARANETWORK –
Pimpinan Pusat Partai Rakyat Indonesia (PRI) menggelar peringatan Nuzulul Qur’an 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama serta santunan bagi ratusan anak yatim dan kaum dhuafa di Gedung Rumah Rakyat, Jalan Sultan Agung No. 9, Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026).
Acara tersebut dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Rakyat Indonesia Muchamad Nazarudin, Ketua Dewan Pembina PRI Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, SH., S.IP., jajaran pengurus DPP PRI, tokoh agama Habib Rizky Aliydrus, serta para kader, simpatisan, jurnalis, dan ratusan anak yatim serta kaum dhuafa.
Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an ini diisi dengan doa bersama, tausiyah keagamaan, santunan sosial, serta buka puasa bersama sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan silaturahmi di bulan suci Ramadhan.

Ketua Umum DPP PRI Muchamad Nazarudin mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda sosial partai yang bertujuan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya anak yatim dan kaum dhuafa.
“Hari ini kita menggelar acara buka puasa bersama dan peringatan Nuzulul Qur’an. Niatnya sederhana, yaitu berbagi kebahagiaan dan membangun silaturahmi agar kebahagiaan itu bisa dirasakan bersama,” kata Nazarudin.
Dalam kegiatan tersebut, PRI menghadirkan sekitar 800 anak yatim untuk berbuka puasa bersama sekaligus menerima santunan dan bantuan perlengkapan sekolah. Selain itu, partai juga menyalurkan 200 paket sembako bagi kaum dhuafa.
Menurut Nazarudin, kegiatan tersebut diharapkan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
“Kami berharap kegiatan ini membawa berkah dan menjadi rahmat bagi semua. Semoga kebersamaan ini mempererat persaudaraan serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Nazarudin juga menegaskan bahwa PRI berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan nasional yang dijalankan pemerintah, khususnya program Presiden Prabowo Subianto.
Ia mengatakan partainya akan membantu mengawal berbagai program pembangunan, termasuk pembenahan infrastruktur hingga ke tingkat desa.
“Yang paling penting bagi kami adalah mendukung semua program Presiden Prabowo, termasuk membenahi infrastruktur sampai ke tingkat desa agar pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Nazarudin.
Selain itu, PRI juga memiliki target politik untuk memperkuat representasi partai di parlemen pada pemilu mendatang.
“Ke depan kami juga memiliki target politik, salah satunya memperkuat keterwakilan di DPR RI. Namun yang paling penting adalah tetap bersama rakyat, terus berbagi, dan membangun silaturahmi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina PRI Jenderal TNI (Purn) Wiranto mengatakan keputusannya bergabung sebagai pembina di partai tersebut didasarkan pada semangat pengabdian kepada rakyat.

Menurutnya, partai politik harus benar-benar menjadi wadah perjuangan masyarakat.
“Partai politik harus memahami kehidupan rakyat dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Karena itu saya sepakat untuk ikut membina Partai Rakyat Indonesia yang membawa semangat pengabdian kepada masyarakat,” kata Wiranto.
Ia juga menegaskan bahwa PRI mendukung penuh kebijakan pemerintah selama kebijakan tersebut berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Presiden Prabowo memiliki banyak program yang bertujuan untuk kemaslahatan rakyat. Karena itu kami mendukung sepenuhnya, sambil tetap mengawal agar kebijakan tersebut benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Wiranto, dukungan terhadap pemerintah juga harus disertai sikap kritis yang konstruktif melalui dialog dan masukan yang positif.
“Kita tidak perlu melakukan hal-hal yang merongrong pemerintah. Yang penting adalah memberikan masukan yang konstruktif agar kebijakan pemerintah bisa berjalan lebih baik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia Kegiatan Muchamad Ali Said menjelaskan bahwa selama bulan Ramadhan PRI juga menggelar sejumlah kegiatan sosial lainnya.
Di antaranya pengajian rutin setiap hari di kantor DPP PRI, santunan bagi anak yatim, pembagian sembako untuk masyarakat kurang mampu, serta pemberian perlengkapan sekolah bagi anak-anak yatim.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen partai untuk menghadirkan politik yang dekat dengan masyarakat.
“Ramadhan bagi kami bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan kedekatan dengan masyarakat,” kata Ali Said.
Ia menambahkan bahwa PRI juga membuka ruang bagi generasi muda untuk berperan dalam pembangunan bangsa di masa depan.
Menurutnya, anak muda akan menjadi kekuatan utama dalam perjuangan politik dan pembangunan Indonesia.
“Ke depan perjuangan bangsa ini akan banyak dipikul oleh generasi muda. Karena itu kami juga ingin melibatkan lebih banyak tokoh dan anak muda untuk bergabung bersama membangun Indonesia,” ujarnya.
PRI berharap berbagai kegiatan sosial yang dilakukan selama Ramadhan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara partai politik dan rakyat.





