RADIOMUARANETWORK –
Puncak perayaan tahun baru Imlek 2026 di bundaran HI disambut antusias penonton yang memadati kawasan tersebut pada Selasa malam ( 17/02 ).
Bertajuk Double Blessing: Chinese New Year and Ramadan Karim event ini tentunya juga sebagai simbol peralihan dari perayaan Tahun Baru Imlek ke bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Sejak siang, perlahan tapi pasti penonton mulai memadati salah satu kawasan favorit di Jakarta ini. Acara dihadiri oleh wakil gubernur DKI Jakarta H. Rano Karno yang langsung memberikan sambutan didepan ribuan penonton.

Beragam pertunjukan seni budaya Nusantara ditampilkan dengan nuansa Islami yang kental. Acara dibuka dengan penampilan Tari Ratoh Jaroe dari Aceh, disusul Tari Randai Piring dari Sumatera Barat, Rampak Bedug dari Banten, hingga Tari Zapin Betawi. Dan tentunya penampilan Barongsai serta Liong yang ditunggu oleh para penonton. Serta penampilan sekitar 400 anak yang berjalan beriringan membawa obor elektrik sebagai penanda sukacita akan datangnya bulan suci Ramadhan.
Menurut Wagub H.Rano Karno, konsep acara ini sengaja dirancang sebagai penanda transisi dua momentum besar keagamaan. kegiatan ini juga diharapkan mampu menghadirkan pengalaman visual yang berkesan, baik bagi masyarakat Jakarta maupun wisatawan yang tengah berkunjung ke Ibu Kota. Festival ini pun menjadi gambaran harmoni keberagaman di Jakarta, di mana perayaan Imlek dan penyambutan Ramadan dirangkai dalam satu panggung kebudayaan yang meriah dan penuh makna.
Menurut rencana, Pemprov DKI akan menggelar event serupa di tahun 2027 nanti bertepatan dengan perayaan 500 tahun kota Jakarta. Nantinya, acara akan dikonsep seperti car free night.




